Keterangan

Syubhat Para Pengagung Kubur: Fenomena ditengah masyarakat menunjukan bahwa animo untuk mengunjungi benda-benda bersejarah, terkhusus kuburan para wali semakin tahun terus meningat, bahkan perkaranya diperparah dengan dijadikan objek bisnis menjadi ’WISATA RELIGIUS’. Berbagai argumen mereka kemukakan untuk melegalkan acaranya tersebut, tapi, apakah benar hal tersebut dibolehkan. Apa barometer kebeneran hanya diukur dari satu, dua perkataan ulama atau ukuran kebenaran diukur dengan al-Qur’an dan Hadits Nabi shalallahu ’alaihi wa sallam. Nah, didalam risalah ini barangkali solusinya ……

Tanggapan anda