Kategori ilmiyah

  • PDF

    Seseorang menyatakan di hadapan hadirin adanya sebuah hadits bahwa Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda, "Ada tiga fase untuk pendidikan anak; 1- Dari awal kelahiran hingga usia tujuh tahun, tidak boleh bersikap keras terhadap merek atau menolak sesuatu. 2- Dari usia delapan tahun hingga usia 14 tahun, wajib bersungguh-sngguh menumbuhkan kesadaran terhadap hukum Islam dan melatih mereka. 3- Dari usia sebelas tahun hingga usia dua puluh satu tahun, wajib memperlakukan mereka sebagai teman. Setelah dia melampaui usia 21 tahun anda dapat melepas urusan mereka dengan pertimbangan bahwa mereka telah dewasa. Apakah terdapat hadits yang bermakna demikian? Apakah dia shahih? Apakah anda memiliki referensinya? Mohon maaf jika saya tidak mengutip haditsnya sebagaimana mestinya.

  • PDF

    Pertanyaan yang dijawab oleh Lajnah Daimah Untuk Riset Ilmu Dan Fatwa yang berbunyi: Saya pernah membaca beberapa kitab Syaikhul Islam tentang orang mati yang berbicara, ia menyebutkan: Sesungguhnya hal itu dari syetan, di mana ia keluar dari kubur dan berbicara kepada orang yang datang kepadanya. Apakah cerita Mutharrif yang disebutkan oleh Ibnul Qayyim termasuk jenis ini? Apakah batas yang memisahkan di antara pembicaraan orang yang mati, jika ia dari syetan atau bukan?

Tanggapan anda