Keterangan

Saudaraku akhir-akhir ini ditimpa penyakit kejiwaan, dan hampir terserang kegilaan. Istrinya mengusir dari rumah dan anak-anak kecil (dua anak laki-laki dan 1 anak wanita) berbalik menyerangnya. Mereka dia menginginkan membangun hubungan lagi dengannya. Saya telah mengambilnya ke rumahku. Meskipun dia terserang penyakit yang sedikit aneh dan keragu-raguan tapi dia tidak mengamuk. Bahkan sebenarnya ragu-ragu ada seseorang yang mensihirnya dia dan keluarganya. Meskipun dia mempunyai penyakit (keragu-raguan) disebabkan kondisi drop yang dilaluinya, dia menolak untuk mendapatkan bantuan untuk kondisinya ini. Bahkan dia mengatakan ‘Ini adalah cobaan dan diharuskan untuk menunggu dan Allah Subhanahu Wata’la akan mengangkatnya.
Pertanyaanku adalah kalau sekiranya dia tidak ingin seorangpun melihat untuk membantunya dalam mengobati kondisinya, bagaimana saya tahu kalau dia terkena sihir?

Tanggapan anda