Keterangan

Saya mempunyai saudara perempuan yang membawa kami dengan mobilnya (mengantarkan) hadir pelajaran Al-Qur’an Al-Karim, akan tetapi dia marah ketika kami tidak mengajarkan sebagian doa dan zikir. Suatu ketika dia pernah mengatakan, ‘Bahwa dia balasan dari bantuan yang diberikannya. Bahwa pengajaran ini sebagai penggantinya. Kemudian dia mengatakan, ‘Saya tidak akan mengambil (dan mengantarkannya) kalau saya tahu kamu semua menyimpan pembelajaran dan kebaikan untuk diri kamu sendiri dan kamu semua tidak ingin keikut sertaanku bersama kamu semua.
Pertanyaanku adalah apa pendapat anda terhadap perkataannya yang diucapkannya? Apakah merusak pahalanya? Saya takut kepadanya dan saya tidak ingin tertutup dari pahala disebabkan ungkapannya ini.

Tanggapan anda