Keterangan

Apa hukum yang dilakukan sebagian orang yang pada hari Asyuro memakai celak mata, mandi, memakai hinna (pacar) dan berjabat tangan, memasak aneka makanan dan menampakkan kegembiraan dan lain sebagainya. Apakah terdapat hadits shahih dari Nabi shallallahu alaihi wa sallam tentang hal tersebut, atau tidak? Jika tidak terdapat hadits shahih sedikit pun apakah perbuatan tersebut termasuk bid’ah atau tidak? Begitu pula dengan perbuatan orang pada hari itu berupa perayaan duka dan kesedihan serta sengaja membuat diri kehausan, serta tindakan lainnya berupa ratapan dan kesedihan serta merobek-robek baju. Apakah semua itu ada dalilnya atau tidak?

Tanggapan anda