Hukum Memakai Perhiasan Emas Yang Melingkar

Keterangan

Pertanyaan yang dijawab oleh Syaikh Abdul Aziz bin Baz –rahimahullah- yang berbunyi: “Apakah hukumnya memakai perhiasan emas?

Download
Kirim komentar untuk Webmaster

Deskripsi terperinci

    Hukum Memakai Perhiasan Emas Yang Melingkar

    [ Indonesia - Indonesian - إندونيسي ]

    Syaikh Abdul Aziz bin Baz

    Dinukil dari Buku Kumpulan Fatwa Untuk Wanita Muslimah

    (hal. 898)

    Amin bin Yahya al-Wazzan

    Terjemah : Muhammad Iqbal A. Gazali

    Editor : Eko Haryanto Abu Ziyad

    2012 - 1433

    حكم لبس الذهب المحلق

    « باللغة الإندونيسية »

    الشيخ عبدالعزيز بن باز

    مقتبسة من كتاب فتاوى الجامعة للمرأة المسلمة : (ص:898)

    أمين بن يحيى الوزان

    ترجمة: محمد اقبال أحمد الغزالي

    مراجعة: أبو زياد إيكو هاريانتو

    2012 - 1433

    Hukum Memakai Emas yang Melingkar

    Syaikh Abdul Aziz bin Baz ditanya:

    Apakah hukumnya memakai emas yang melingkar?

    Jawaban: Wanita boleh memakai emas yang melingkar atau tidak, berdasarkan umumnya firman Allah Shubhanahu wa ta’ala:

    قال الله تعالى: ﴿ أَوَ مَن يُنَشَّؤُاْ فِي ٱلۡحِلۡيَةِ وَهُوَ فِي ٱلۡخِصَامِ غَيۡرُ مُبِينٖ ١٨ ﴾ [الزخرف :18]

    Dan apakah patut (menjadi anak Allah) orang yang dibesarkan dalam keadaan berperhiasan sedang dia tidak dapat memberi alasan yang terang dalam pertengkaran. (QS. az-Zukhruf:18)

    Di mana Allah Shubhanahu wa ta’ala menyebutkan bahwa perhiasan adalah sifat wanita, dan ia berlaku umum pada emas dan yang lainnya. Dan berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Ahmad, Abu Daud, dan an-Nasa`i dengan sanad yang jayyid, dari Amirul Mukminin Ali bin Abu Thalib radhiyallahu ‘anhu, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam mengambil sutra lalu menjadikannya di tangan kanannya dan mengambil emas dan menjadikannya di tangan kirinya kemudian bersabda:

    قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: « إِنَّ هذَيْنِ حَرَامٌ عَلَى ذُكُوْرِ أُمَّتِي » [أخرجه أحمد وأبو داود]

    “Sesungguhnya ini haram terhadap laki-laki dari umatku.” Ibnu Majah menambah dalam riwayatnya: ‘Dan halal bagi wanitanya.”

    Dan berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Ahmad, an-Nasa`i, at-Tirmidzi dan ia menshahihkannya, dan diriwayatkan oleh Abu Daud, al-Hakim dan ia menshahihkannya, dan diriwayatkan oleh ath-Thabrani dan dishahihkan oleh Ibnu Hazm, dari Abu Musa al-Asy’ari radhiyallahu ‘anhu, bahwa Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

    قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: « أُحِلّ الذَّهَبُ وَالْحَرِيْرُ لِلْإِنَاثِ مِنْ أُمَّتِي وَحَرَامٌ عَلَى ذُكُوْرِهَا » [ أخرجه أحمد والنسائي ]

    “Dihalalkan emas dan sutra bagi wanita dari umatku dan diharamkan terhadap laki-lakinya.”[1]

    [1] Fatawa Mar`ah 2/87 dikumpulkan oleh al-Musnid.

    Tanggapan anda