Adab Memberi Keputusan Dan Menasihati Orang Lain

Keterangan

Pertanyaan yang di jawaboleh Syaikh Shalih bin Fauzan al-Fauzan –hafizhahullah- yang berbunyi: Bolehkah bagi seseorang menempatkan dirinya sebagai hakim (pemberi keputusan, memponis) terhadap orang lainsetiap saat? Dan kapankah dibolehkan secara syara’ bagi seseorang berkata: Ini sangat buruk dan ini seperti ini?

Kategori ilmiyah:

Tanggapan anda