<     >  

77 - Surah Al-Mursalāt ()

|

(1) 1. Demi (malaikat-malaikat)*(885) yang diutus untuk membawa kebaikan,
*885). Sebagian mufassir mengartikan “Demi angin yang dikirim.”

(2) 2. Dan (malaikat-malaikat) yang terbang dengan kencangnya,*(886)
*886). Terbang untuk melaksanakan perintah Allah.

(3) *3. Dan (malaikat-malaikat) yang menyebarkan (rahmat Allah) dengan seluas-luasnya,*(887)
*887). Pada waktu malaikat turun untuk membawa wahyu, sebagian mufassir berpendapat, bahwa yang dimaksud dengan an-nāsyirāt ialah angin yang bertiup disertai hujan.

(4) 4. Dan (malaikat-malaikat) yang membedakan (antara yang baik dan yang buruk) dengan sejelas-jelasnya,

(5) 5. Dan (malaikat-malaikat) yang menyampaikan wahyu,

(6) 6. untuk menolak alasan-alasan atau memberi peringatan.

(7) 7. Sungguh, apa yang dijanjikan kepadamu pasti terjadi.

(8) 8. Maka apabila bintang-bintang dihapuskan,

(9) 9. Dan apabila langit terbelah,

(10) 10. Dan apabila gunung-gunung dihancurkan menjadi debu,

(11) 11. Dan apabila rasul-rasul telah ditetapkan waktunya.*(888)
*888). Waktu untuk berkumpul bersama umat mereka masing-masing.

(12) 12. (Niscaya dikatakan kepada mereka), “Sampai hari apakah ditangguhkan (azab orang-orang kafir itu)?”

(13) 13. Sampai hari keputusan.

(14) 14. Dan tahukah kamu apakah hari keputusan itu?

(15) 15. Celakalah pada hari itu, bagi mereka yang mendustakan (kebenaran).

(16) 16. Bukankah telah Kami binasakan orang-orang yang dahulu?

(17) 17. Lalu Kami susulkan (azab Kami terhadap) orang-orang yang datang kemudian.

(18) 18. Demikianlah Kami perlakukan orang yang berdosa.

(19) 19. Celakalah pada hari itu, bagi mereka yang mendustakan (kebenaran).

(20) 20. Bukankah Kami menciptakan kamu dari air yang hina (mani),

(21) 21. Kemudian Kami letakkan ia dalam tempat yang kokoh (rahim),

(22) 22. Sampai waktu yang ditentukan,

(23) 23. Lalu Kami tentukan (bentuknya), maka (Kamilah) sebaik-baik yang menentukan.

(24) 24. Celakalah pada hari itu, bagi mereka yang mendustakan (kebenaran).

(25) 25. Bukankah Kami jadikan bumi untuk (tempat) berkumpul,

(26) 26. Bagi yang masih hidup dan yang sudah mati?*(889)
*889). Bumi mengumpulkan orang-orang hidup di permukaannya dan orang-orang mati dalam perutnya.

(27) 27. Dan Kami jadikan padanya gunung-gunung yang tinggi, dan Kami beri minum kamu dengan air tawar?

(28) 28. Celakalah pada hari itu, bagi mereka yang mendustakan (kebenaran).

(29) 29. (Akan dikatakan), “Pergilah kamu mendapatkan apa (azab) yang dahulu kamu dustakan.

(30) 30. Pergilah kamu mendapatkan naungan (asap api neraka) yang mempunyai tiga cabang,*(890)
*890). Adalah yang mempunyai tiga gejolak, yaitu di kanan, di kiri, dan di atas. Ini berarti bahwa azab itu mengepung orang-orang kafir dari segala penjuru.

(31) 31. Yang tidak melindungi dan tidak pula menolak nyala api neraka.”

(32) 32. Sungguh, (neraka) itu menyemburkan bunga api (sebesar dan setinggi) istana,

(33) 33. Seakan-akan iring-iringan unta yang kuning.

(34) 34. Celakalah pada hari itu, bagi mereka yang mendustakan (kebenaran).

(35) 35. Inilah hari, saat mereka tidak dapat berbicara,

(36) 36. dan tidak diizinkan kepada mereka mengemukakan alasan agar mereka dimaafkan.

(37) 37. Celakalah pada hari itu, bagi mereka yang mendustakan (kebenaran).

(38) 38. Inilah hari keputusan; (pada hari ini) Kami kumpulkan kamu dan orang-orang terdahulu.

(39) 39. Maka jika kamu punya tipu daya, maka lakukanlah (tipu daya) itu terhadap-Ku.

(40) 40. Celakalah pada hari itu, bagi mereka yang mendustakan (kebenaran).

(41) 41. Sungguh, orang-orang yang bertakwa berada dalam naungan (pepohonan surga yang teduh) dan (di sekitar) mata air.

(42) 42. Dan buah-buahan yang mereka sukai.

(43) 43. (Katakanlah kepada mereka), “Makan dan minumlah dengan rasa nikmat sebagai balasan dari apa yang telah kamu kerjakan.”

(44) 44. Sungguh, demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.

(45) 45. Celakalah pada hari itu, bagi mereka yang mendustakan (kebenaran).

(46) 46. (Katakanlah kepada orang-orang kafir), “Makan dan bersenang-senanglah kamu (di dunia) sebentar, sesungguhnya kamu orang-orang durhaka!”

(47) 47. Celakalah pada hari itu, bagi mereka yang mendustakan (kebenaran).

(48) 48. Dan apabila dikatakan kepada mereka, “Rukuklah,” mereka tidak mau rukuk.*(891)
*891). Sebagian mufassir mengatakan, bahwa yang dimaksud rukuk di sini ialah tunduk kepada perintah Allah; dan sebagian yang lainnya mengatakan, maksudnya ialah salat.

(49) 49. Celakalah pada hari itu, bagi mereka yang mendustakan (kebenaran)!

(50) 50. Maka kepada ajaran manakah (selain Al-Qur`ān) ini mereka akan beriman?

<     >