Kategori ilmiyah

  • video-shot

    MP4

    Penceramah : Dadai Hidayat. Lc Editor : Mohammad Syaifandi

    hal-hal yang bermanfaat bagi seseorang dari orang yang masih hidup setelah ia tiada

  • MP3

    Penceramah : Dadai Hidayat. Lc

    Tentang bagaimana mayit bisa mendapatkan manfaat dari orang yang masih hidup

  • PDF

    Makalah ini menjelaskan tentang hukum ziarah kubur, hukum do'a terhadap jenazah, yang dibaca saat memasuki pemakaman dan ziarah kubur, hukum wanita ziarah kubur, kondisi orang yang ziarah kubur, hukum ziarah kubur orang orang musyrik, yang mengikuti mayit setelah wafatnya, hukum melakukan ibadah untuk mayit.

  • Ta ziyah Arab

    PDF

    Makalah ini menjelaskan tentang waktu ta'ziyah, hukumnya, tempatnya, hukum ta'ziyah kepada orang kafir, hukum menangis terhadap mayit.

  • PDF

    Makalah ini menjelaskan tentang sifat membawa jenazah, tempat mengubur jenazah muslim, sifat mengubur mayit, sifat kubur, hukum membangun di atas kubur, hukum membangun masjid di atas kubur, dan hal hal penting lainnya yang terkait membawa dan menguburkan mayit.

  • PDF

    Makalah ini menjelaskan tentang hukum shalat jenazah, sifat shalat terhadap jenazah, tata cara shaf beberapa jenazah di hadapan imam, sifat do'a pada shalat jenazah, dan berbagai hal penting lainnya yang terkait shalat jenazah.

  • PDF

    Makalah ini menjelaskan tentang: tata cara mengkafani mayit, tata cara mengkafani syahid, tata cara mengkafani orang yang berihram.

  • PDF

    Makalah ini menjelaskan tentang: orang yang memandikan jenazah, hukum memandikan orang yang terbakar, hukum memandikan janin, hukum memandikan orang kafir, tata cara memandikan mayit yang disunnahkan

  • PDF

    Makalah ini menjelaskan tentang: apa yang dilakukan seseorang yang menderita penyakit yang dikhawatirkan, hukum berobat, hukum mengharapkan kematian, sifat bersiap siap untuk mati, hukum mentalqin mayit, dan berbagai masalah penting lainnya yang terkait kematian.

  • PDF

    Kematian adalah sebuah kepastian, setiap makhluk yang bernyawa pasti akan mendatangi pintu kematian, akan tetapi, tiap orang akan mengalami kematiannya berbeda-beda selaras dengan amalannya. Maka dalam risalah ini digambarkan beberapa contoh orang yang sedang sakaratul maut sehingg mampu memompa semangat kita untuk terus beramal sholeh…..

  • PDF

    Buku yang menjelaskan tentang pentingnya sedekah atas nama mayit karena hal itu merupakan sebaik-baik perbuatan yang diberikan untuk orang yang sudah meninggal dikarenakan tidak semua amal bisa dihadiahkan kepada orang yang sudah meninggal dunia, sebagaimana penulis mengingatkan bahwa mayit tidak bisa memberikan manfaat maupun madharat kepada sipapapun .

  • PDF

    Di negeri kami akan didirikan bangunan untuk berbagai acara. Yang paling sering diadakan adalah acara takziah. Ada seorang ustaz yang datang membacakan Al-Quran untuk mayat dan orang-orang mendengarkannya. Setiap orang di kampung ditarik biaya tertentu untuk berpartisipasi dalam pembangunan tersebut. Apakah saya boleh membayarnya atau tidak?

  • PDF

    Kami berkumpul setiap hari Ahad di akhir bulan bersama sejumlah kaum ibu berjumlah 30 orang atau lebih. Kemudian setiap orang secara sendiri-sendiri membaca dua atau tiga hizb Al-Quran hingga akhirnya kami dapat mengkhatamkan Al-Quran dalam tempo satu jam setengah atau dua jam. Ada yang berkata kepada kami bahwa insya Allah hal itu dihitung sebagai mengkhatamkan Al-Quran satu kali. Apakah ini benar? Setelah itu kami berdoa kepada Allah agar pahala yang kami baca tersebut disampaikan kepada seluruh kaum mukminin, baik yang masih hidup ataupun yang sudah wafat. Apakah pahala tersebut akan sampai kepada yang sudah wafat? Mereka berdalil dengan sabda Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam, "Jika seorang manusia wafat, maka terputuslah amalnya kecuali dari tiga hal; Sadaqah jariah, ilmu yang bermanfaat atau anak shaleh yang mendoakan." Begitu pula mereka melakukan perayaan maulid nabi dengan melakukan pengajian yang dimulai sejak jam sepuluh pagi dan berakhir hingga jam tiga sore. Mereka mulai dengan membaca istighfar, hamdalah, tasbih, takbir dan shalawat kepadan Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam secara perlahan. Kemudian mereka membaca Al-Quran. Sebagian wanita ada yang berpuasa pada hari tersebut. Apakah mengkhususkan hari itu dengan beberapa ibadah termasuk bid’ah? Demikian pula, di masyarakat kami terdapat doa yang sangat panjang. Kita diminta untuk berdoa dengan doa tersebut pada penghujung malam bagi yang mampu. Namnya doa rabithah. Diawali dengan membaca shalawat nabi dan shalawat kepada seluruh nabi, isteri-isteri Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam, para shahabat, Khulafaurrasyidin, para tabi’in, para wali Allah yang shaleh dengan menyebutnya satu persatu. Benarkah bahwa dengan menyebutkan seluruh nama-nama tersebut membuat mereka akan mengenal kita dan akan memanggil kita di surga? Apakah doa tersebut bid’ah? Saya merasakan demikian, tapi teman-teman saya kebanyakan menentang saya. Akankah saya dihukum Allah jika saya keliru? Bagaimana saya dapat memahamkan mereka jika saya benar? Masalah ini sangat membuat saya gusar. Dan setiap saya ingat sabda Rasulullah shallallalhu alaihi wa sallam, ’Setiap perkara yang diada-adakan (dalam agama) adalah bid’ah dan setiap bid’ah adalah sesat’ semakin bertambah kesedihan saya.

  • PDF

    Saya mempunyai ibu yang tidak dapat membaca. Saya ingin banyak berbakti kepadanya. Makam apa yang saya baca dari Al-Qur’an, pahalanya saya jadikan untuknya. Ketika saya mendengar bahwa hal itu tidak dibolehkan, saya meninggalkan hal itu. Maka saya mulai bershadaqah dengan uang untuknya. Sementara beliau sekarang masih hidup. Apakah pahala shadaqah dari uang atau yang lainnya sampai kepadanya baik, beliau dalam kondisi hidup atau mati? Ataukah tidak ada yang sampai kecuali doa, dan tidak ada kecuali itu saja (doa). Sebagaimana dalam hadits: “Ketika seorang hamba meninggal dunia, amalannya terputus kecuali tiga, dan disebutkan, anak sholeh yang berdoa untuknya.” Dan apakah seseorang dikala dia memperbanyak doa untuk kedua orang tuanya dalam shalat atau lainnya baik berdiri atau duduk, dapat dijadikan dapat menjadi saksi bahwa dia adalah anak shaleh yang diharapkan kebaikannya di sisi Allah? Kami harapkan penjelasan, semoga Allah memberikan anda pahala yang berlimpah.

  • PDF

    Buku yang menjelaskan sebuah permasalahan yang sangat krusial sekali, yaitu fenomena yang terjadi pada umat ini dari zaman dahulu hingga sekarang, adalah orang yang menjadikan kuburan sebagai tempat ibadah, tempat untuk mencari berkah, bernadzar, berkurban dan berbagai kesyirikan lainnya, penulis adalah seorang ahli hadits abad ini, sehingga risalah ini tidak perlu diragukan lagi tentang keilmiahannya, dengan gaya penulisan menggunakan metode ahli hadits, menambah bobot isi buku ini, yang layak untuk di baca oleh setiap orang yang ingin mencari kebenaran.

  • PDF

    Buku ini menjelaskan tentang tata cara mengurus jenazah mulai dari memandikan, menyalati, sampai menburkannya. Juga diterangkan tentang keutamaan ikut serta dalam mengurus jenazah. Selain itu terdapat fatwa-fatwa para ulama seputar masalah yang berkaitan dengan jenazah seperti membacakan al-Qur’an atau surat Yaasin untuk orang mati.

  • PDF

    Pertanyaan yang dijawab oleh para ulama Lajnah Daimah dan Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin –rahimahullah- yang berbunyi: 1. “Bagaimana cara memandikan jenazah? Apakah nasehat Syaikh kepada para penuntut ilmu dalam hal itu dan yang mau memandikan jenazah?. 2.Kami mengharapkan penjelasan dengan menulis apa-apa yang harus dan yang wajib pada seorang muslim saat mengubur dan menyiapkan, juga menuliskan apa-apa yang sunnah dalam bab ini.”.

  • PDF

    Pertanyaan yang dijawab oleh para ulama Lajnah Daimah yang berbunyi: “Bolehkah berdiri sesaat disertai diam untuk menghormati para pahlawan (mengheningkan cipta), di mana saat dimulai acara tertentu, orang-orang berdiri sesaat di sertai diam, sebagai ungkapan rasa duka cita atau menghormati arwah para pahlawan?”.

  • PDF

    Pertanyaan yang dijawab oleh para ulama Lajnah Daimah yang berbunyi: ” Di sebagian masyarakat – wahai Syaikh- ada tradisi, yaitu saat ada yang meninggal dunia, maka keluarga mayit mendirikan kemah besar dan menerima ta’ziyah padanya dan sebagian yang lain menyiapkan sarapan pagi dan makan siang sepanjang hari, mereka duduk untuk menyantap sarapan pagi dan makan siang bersama keluarga mayit, banyak senda gurau dan tawa di antara mereka, seolah-olah mereka datang untuk bergembira, bukan ta’ziyah.. apakah hukumnya? Kami mengharapkan pengarahan dan nasehat dalam hal itu dan kami haturkan terima kasih atas hal itu.”.

  • PDF

    Pertanyaan yang dijawab oleh para ulama Lajnah Daimah yang berbunyi: ” Di sebagian Negara sosialis –padahal ia adalah negara Islam- mengikuti kebudayaaan mereka yaitu meletakan karangan bunga di makam para pahlawan atau di atas makam pahlawan yang tidak dikenal. Apakah pendirian Islam terhadap perbuatan ini? Apakah ada dalil yang menunjukkan haramnya atau halalnya? Ataukah hal itu hanya disadur dari Barat saja? Dan apa hukum mengheningkan cipta untuk mengenang arwah para pahlawan menurut Islamal? Ataukah ada yang mengisyaratkan atas hal itu dari al-Qur`an dan Sunnah? ...”.

Halaman : 2 - Dari : 1
Tanggapan anda