Kategori ilmiyah

  • PDF

    Pentingnya Memperhatikan Pendidikan Para Pemuda: Masa muda merupakan masa keemasan, masa produktif. Masa yang paling gemilang untuk mengumpulkan bekal sebanyak-banyaknya menuju akhirat. Sehingga Islam sangat memperhatikan kepada para pemuda. Demikian halnya dengan Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau sangat memberikan perhatian kepada para pemuda …

  • PDF

    Makalah ini menjelaskan tentang kegiatan Kristenisasi di Indonesia dan Pengaruhnya Terhadap Keberagamaan Di Indonesia. Diawali dengan pembahasan kristenisasi dan sarana-sarana yang digunakan untuk memurtadkan masyarakat.

  • MP3

    Ceramah ini mengajak para pemuda untuk meluruskan perjalanan hidup mereka, seperti yang dicintai dan diridha'i Allah ta'ala, dan sesungguhnya pelurusan ini merupaka proyek tersendiri bagi setiap muslim, jika ia sukses padanya berarti ia keluar dari kebingungan dan ketersia siaan.

  • MP3

    Sesungguhnya dalam hidup di dunia ini, terkadang hamba ditimpa berbagai macam penyakit dan jiwanya mendapat berbagai macam tekanan. Ini adalah perkara yang sudah ditaqdirkan yang biasa dilihat hamba dalam kehidupan. Namun Allah ta'ala menyebutkan beberapa sebab yang bila dilakukan hamba niscaya hilanglah duka cita dan sakit hatinya. Ceramah ini menjelaskan semua itu.

  • PDF

    Pengarang, Penulis : Muhammad bin Shaleh Al Munajjid

    Buku ini menjelaskan bahwa dalam al-Qur`an dan sunnah banyak terdapat pengobatan untuk kondisi duka cita, terutama karena sebab sebab luar. Allah ta'ala menjadikan al-Qur`an sebagai rahmat dan obat bagi orang orang beriman.

  • PDF

    Pengarang, Penulis : Muhammad bin Shaleh Al Munajjid

    Penulis menjelaskan dalam buku ini bahwa beliau menerima banyak pertanyaan yang meliputi beberapa perkara yang dialami manusia dan problem seperti penyakit hati dan gangguan kejiwaan.

  • MP3

    Penceramah : Shaleh Al-Fauzan

    Sesungguhnya merealisasikan rasa aman termasuk sesuatu yang Islam datang dengannya. Ia termasuk nikmat Allah ta'ala yang terbesar terhadap makhluknya: Seorang muslim merasa aman terhadap agamanya, lalu ia bisa menyembah Rabb-nya dengan rasa aman dan tenteram, merasa aman terhadap diri, harta dan kehormatannya. Dan ini adalah penjelasan sebab sebab untuk merealisasikan hal tersebut.

  • PDF

    Makalah yang menjelaskan bahwa solusi paling utama bagi problematika remaja ini adalah menikah, jika memang hal ini memungkinkan dan jalannya pun mudah, seperti tersedianya mahar ….

  • PDF

    Mufti : Abdullah Hamid

    Sudah beberapa kali ini saya mengeluhkan batu ginjal sehingga saya sulit buang air kecil. Saya telah berkonsultasi dengan dokter, katanya: "Obatnya adalah meminum khamar, karena khamar dapat memecah batu ginjal. Kemudian saya melaksanakan instruksi dokter tersebut dan ternyata hasilnyapun sangat memuaskan. Apakah Allah Subhanahu Wa Ta’ala akan mengazab saya karena telah meminum khamar!? Berilah saya jawaban yang benar semoga Allah membalas Anda dengan kebaikan.

  • PDF

    Apa peran pemuda muslim dalam membangun masyarakat dan umat islam? Perlu di catat bahwa Al-Quran yang Mulia menyebutkan pemuda di banyak tempat. Allah berfirman, ‘Mereka mengatakan, kami mendengar seorang pemuda, mereka menyebutkan dikatakan (namanya adalah) Ibrohim’ SQ. Al-Anbiya: 60. Begitu juga dalam sunnah yang shoheh. Apa nasehat anda untuk para pemuda di seluruh dunia, terhadap agama, masyarakat dan umatnya? Semoga Allah membalas kebaikan anda.

  • PDF

    Dalam Al-Qur’anul Karim Allahberfirman ‘Sesungguhnya shalat itu dapat menahan dari perbuatan keji dan kemungkaran’ (QS. Al-Ankabut: 45). Sementara saya dapatkan banyak orang-orang yang shalat berakhlak buruk. Ada yang menyogok, mencuri, membohong atau prilaku yang semacamnya. Saya merasakan keanehan dalam hal ini. Saaya mohon kepada anda untuk dapat menjelaskannya.

  • PDF

    Seorang lelaki memiliki payudara seperti payudara kaum wanita, apakah ia boleh melakukan operasi untuk mengecilkan ukurannya?

  • PDF

    Suami saudara perempuanku pemakai heroin dan ingin berhenti akan tetapi tidak bisa, karena dia telah kecanduan. Akan tetapi Al-hamdulillah dia takut kepada Allah Subhanahu Wata’ala. Saudariku ingin mengetahui apa yang (selayaknya) dilakukan, dia mempunyai 3 anak darinya. Dia takut kalau ditinggalkannya, kondisinya semakin parah. Bisa jadi lebih sering mengkonsumsi atau bunuh diri.

  • PDF

    Seorang teman perempuan saya mencintai seorang pemuda ketika dia berusia 13 tahun. Laki-laki itu berusia sepuluh tahun lebih tua darinya. Sang wanita siap melakukan apa saja demi sang laki-laki. Hingga dia melupakan zikir kepada Allah, walaupun dia berasal dari keluarga agamis. Baginya, sang laki-laki tersebut adalah segala-galanya. Kalau dia shalat, maka doanya tak lain agar sang laki-laki itu menikahinya dan tidak ada yang dia lakukan kecuali untuknya, hingga akhirnya dia berzina dengannya. Akan tetapi ketika itu dia masih kecil sehingga dia tidak tahu apa yang dia lakukan. Lalu dia mendatangi dokter yang dia kenal, maka sang dokter mendapatkan bahwa selaput daranya telah berlobang kecil. Ketika itu, teman saya mulai menyesal dan minta ampun kepada Allah serta shalat. Sementara sang pemuda tersebut ternyata meninggalkannya karena ada gadis yang lain. Sekian lama kemudian, ketika sang gadis telah masuk dunia perguruan tinggi, ada seorang pemuda saleh yang datang melamarnya. Dia tidak tahu apa yang harus dia lakukan. Maka dia datangi dokter yang lain. Dia sangat kaget ketika sang dokter menyatakan bahwa dia wajib menjahit selaput daranya yang robek. Setelah dia menyetujui lamaran tersebut, dia tidak tahu apa yang harud dilakukan; Apakah meninggalkan orang yang melamar tersebut dan yang telah dia cintai, atau dia melakukan jahitan, atau apa yang harus diperbuat? Mohon penjelasannya.

  • PDF

    Dua pertanyaan, saya berharap mendapatkan jawabannya. Pertama : dahulu saya sangat jauh sekali dengan Allah, berlumuran dosa dan saya merasakan berbagai macam dosa. Sampai saya bertaubat pada bulan Ramadhan tahun ini. saya merasakan perasaan bahagia yang belum pernah sama sakali saya rasakan sebelumnya. Dan Al-hamdulillah saya bisa menjaga shalat lima waktu dan bisa mengerjakan sedikit shalat malam. Akan tetapi terkadang datang lamunan bahwa Allah tidak akan memaafkan, meskipun saya melakukan apa saja. Disamping itu lamunan-lamunan yang datang berkaitan dengan Dzat Ilahi dan mengenai Rasulullah sallallahu’alaihi wasallam. Sampai saya berharap meninggal dunia tetap memikirkan hal seperti itu. Sampai pada puncaknya saya merasa bukan muslim lagi. Apalagi setelah kejadian – terkait dengan pekerjaanku – berdebat dengan pendeta yang mencoba untuk memberika syubhat mengenai agamaku, setelah saya biarkan dia karena takut pada diriku dan berbagai macam fitnah yang akan menimpah. Saya merasa terkalahkan. Seakan dia dalam kebenaran dan kami – orang-orang Islam – dalam kebatilan. Saya senantiasa beristigfar terus menerus kapan saja waktunya., Telah berdoa dan menangis akan tetapi tidak ada manfaatnya. Demi Allah, tolonglah apa yang harus saya lakukan. Karena saya merasa pesimis dan putus asa. Bagaimana saya mendalami agama ? Bagaimana saya mendebat pendeta dan bisa mengakui kalau dia bodoh dan dia telah berbohong kepada Allah terhadap agama ini ?. Berikan kepadaku dan kepada anda manfaat, semoga bantuan anda untuk usaha kebaikan ini dicatat sebagai pahala timbangan kebaikan anda.

  • PDF

    Saya telah membaca terkait dengan fatwa di website anda ini khusus masalah ikhtilat (campur bawur laki-laki dan wanita). Saya berkeyakinan disana ada sebagian kontradiksi. Saya yakin ini adalah suatu kesalahan menurut keyakinanku. Sebagai contoh dalam fatwa no. 75945, anda sebutkan bahwa lelaki tidak diperbolehkan mengajar para wanita kecuali di belakang penutup. Kemudian anda sebutkan di fatwa no. 113431, bahwa para wanita diperbolehkan mengajar di Universitas yang bercampur bawur (ikhtilad) kalau kondisi sosialnya mengharuskan begitu. Sementara saya hidup di Maroko dimana ikhtilan merupakan fenomena diantara fenomena kesehari-harian. Baik diantara keluarga dan kerabat atau dengan orang-orang di jalanan. Tidak seorangpun yang mengingkari hal ini. Sampai para imam masjid mengatakan hal itu diperbolehkan. Tanpa penjelasan ketentuan ikhtilat ini, dan masalah ini saya tidak setuju dengannya pada semuanya. Sekarang pertanyaanku adalah disana ada sebagian orang mempertanyakan dan mengatakan bagaimana seseorang memungkinkan untuk menjaga hubungan kekeluargaan kalau tanpa adanya pertemuan diantara mereka dalam kondisi campur bawur? Mana yang dikedepankan, apakah menjaga hubungan kekeluargaan atau dalam ikhtilat (campur bawur)?. Benar mungkin kita menghindari ikhtilat ketika kita mengundang kerabat ke rumah kita, akan tetapi bagaimana kalau kita pergi ke rumah mereka? Hal itu tidak memungkinkan menjauhi ukhtilat pada kondisi seperti ini. Fitnah pasti akan ada, bagaimana kita mensikapinya? Apakah kita menolak undangan mereka? Dan siapa mereka secara pasti termasuk anggota keluarga yang harus dijaga hubungan dengannya? Apakah mereka anak-anak paman dari bapak dan ibu termasuk di dalamnya? Saya tidak tahu bagiamana seseorang memungkinkan menjauhi masalah terkait dengan ikhtilat, akan tetapi saya percaya bahwa kewajiban kita mencurahkan segenap tenaga untuk menjauhi hal itu. saya mohon arahan terkait dengan yang tadi (kami jelaskan) terima kasih.

  • PDF

    Makalah yang merupakan jawaban permintaan fatwa tentang kebolehan ikhtilath pada lembaga-lembaga pendidikan. Ditambah lagi dengan dukungan pihak-pihak yang menginginkan hal tersebut dengan menghembuskan syubhat-syubhat. Makalah ini juga menjelaskan kerusakan lembaga pendidikan akibat ikhtilath…

  • PDF

    Makalah yang menjelaskan tentang bahaya zina dan kerusakannya pada masyarakat serta usaha-usaha mencegah perbuatan zina seperti menghindari ikhtilath dan larangan bertabarruj…

  • Ikhtilath Indonesia

    PDF

    Makalah yang menjelaskan beberapa perkara yang sangat di butuhkan oleh seorang wanita muslimah, mulai perkara iman kepada Rabbnya, mengetahui rasul-Nya, agama, serta segala hal yang di butuhkan baik urusan agama, dunia maupun akhiratnya.

  • PDF

    Pertanyaan yang dijawab oleh Syaikh Abdul Aziz bin Baz –rahimahullah- yang berbunyi: “Saya seorang wanita muda berusia 25 tahun, akan tetapi sejak kecil hingga usia 21 tahun saya tidak pernah puasa dan tidak shalat karena malas. Sedang kedua orang tua saya selalu menasihati saya akan tetapi saya tidak perduli, maka apakah yang wajib saya lakukan, perlu diketahui bahwa Allah swt telah memberi petunjuk kepada saya dan sekarang saya berpuasa dan menyesali tindakan di masa lalu?

Halaman : 2 - Dari : 1
Tanggapan anda